DESTINASI WISATA DAN DAYA TARIK WISATA

 DESTINASI WISATA



DEFINISI DESTINASI WISATA

Pengertian destinasi pariwisata menurut UU no 10 tahun 2009 adalah kawasan geografis yang berada dalam satu atau lebih wilayah administratif yang didalamnya terdapat daya tarik wisata, fasilitas umum, fasilitas pariwisata, aksesibilitas, serta masyrakat yang saling terkait dan melengkapi terwujudnya kepariwisataan. 

Sedangkan menurut Ngafean (1991), objek wisata atau dikenal dengan tourism object merupakan segala objek yang dapat menimbulkan daya tarik bagi para wisatawan untuk datang melihatnya (misalnya keadaan alam, bangunan bersejarah, kebudayaan, dan pusat-pusat rekreasi moderen). 

Sementara itu menurut UNWTO (2007) pengertian Destinasi  ialah ruang fisik yang memiliki batas – batas fisik dan administrasi yang mencakup campuran (bauran) dari layanan, produk, serta daya tarik. UNWTO (2007) juga menyatakan bahwa daya tarik dan pengalaman destinasi dapat dibentuk oleh berbagai elemen seperti atraksi, fasilitas, aksesibilitas, sumber daya manusia, citra dan harga.

dapat disimpulkan bahwa destinasi wisata atau destinasi pariwisata bisa disebut juga dengan objek wisata adalah kawasan geografis yang dapat menimbulkan daya tarik dan didalamnya terdapat fasilitas, aksesibilitas yang membuat wisatawan ingin berkunjung  secara sementara dalam suatu perjalanan.


DEFINISI DAERAH TUJUAN WISATA

Daerah Tujuan Pariwisata yang selanjutnya disebut Destinasi Pariwisata adalah kawasan geografis yang berada dalam satu atau lebih wilayah administratif yang di dalamnya terdapat daya tarik wisata, fasilitas umum, fasilitas pariwisata, aksesibilitas, serta masyarakat yang saling terkait dan melengkapi terwujudnya kepariwisataan.

Produk pariwisata didefinisikan sebagai “daya tarik” ditambah "industri pariwisata". Menurut Acs Distance Education, daya tarik wisata umumnya terbagi menjadi dua kelompok utama : 

a. Daya Tarik Wisata Alam 

Daya tarik wisata alam bisa beragam, seperti dibawah ini : 

- Situs topografi: gunung, pantai, lembah, gua, ngarai, gunung berapi, terumbu karang 

- Situs iklim: tempat panas, tempat dingin, tempat lembab, tempat kering 

- Situs yang didefinisikan menurut lokasi: pusat atau situs yang mudah diakses, situs yang terisolasi atau sulit dijangkau 

- Situs yang menampilkan kehidupan tumbuhan atau hewan tertentu: mis. hutan, hutan, padang rumput, padang rumput, padang pasir, kebun binatang, kebun raya 

- Situs hidrologi: danau, sungai, sungai, air terjun, mata air mineral 

- Kejadian alami: gerhana bulan, perubahan pasang surut, kejadian musiman seperti perkawinan, migrasi hewan dan burung, letusan gunung berapi, musim hujan atau kemarau, dan perubahan kondisi laut yang mungkin menarik peselancar, misalnya. 

b. Daya Tarik Wisata Budaya 

Berikut ini adalah daya tarik wisata budaya yang terbagi dalam beberapa situs. 

- Situs prasejarah: destinasi wisata yang mengandung sejarah dari jaman dahulu yang lokasinya tetap dan dalam bentuk yang sama seperti Stonehenge, Candi Borobudur, lukisan gua, dan sebagainya. 

- Situs bersejarah: destinasi wisata yang berisikan benda-benda bersejarah yang ditempatkan dalam 1 tempat atau 1 destinasi wisata seperti museum, monumen kuno, kuburan, bangunan yang terdaftar sebagai warisan budaya, lokasi kejadian penting 

- Situs religius yang penting: Katedral, masjid, tempat suci 

- Pertunjukan dan acara budaya kontemporer: galeri seni, arsitektur modern, teater, festival, pameran, pameran olahraga internasional 

- Atraksi pedesaan: peternakan, perkebunan anggur, pertambangan, daerah pertanian, teknologi pertanian atau museum 

- Atraksi ritel: pusat perbelanjaan besar, toko spesialis kecil, pasar, rumah mode, pameran atau pameran kerajinan 

- Atraksi rekreasi: resor, taman hiburan, lapangan golf, kasino, acara olahraga 

- Acara budaya : festival.

Wisata religi Masjid Menara Kudus, Jawa Tengah


ATRIBUT DESTINASI WISATA

Atribut destinasi adalah hal yang penting dari sebuah destinasi wisata yang dapat mempengaruhi wisatawan dalam menentukan pilihan/ tujuan wisata. Menurut Morrison (2013) atribut destinasi wisata terdiri dari 10A, yaitu : 

1. Kesadaran (awareness) Kesadaran yang dimaksud adalah pengetahuan wisatawan terhadap sebuah tempat wisata yang dipengaruhi oleh beberapa informasi yang wisatawan dapat. 

2. Daya Tarik (attractiveness) Produk yang dimiliki oleh destinasi wisata, seperti atraksi, produk unggulan, fasilitas pendukung, dan sebagainya. Atraksi wisata yang ditawarkan dapat memenuhi kebutuhan wisatawan yang beragam. 

3. Ketersediaan (Availability) Kemudahan dalam mendapatkan informasi tentang destinasi wisata melalui internet / blog pribadi, dan juga fasilitas reservasi online. 

4. Akses (access) Akses yang dimaksud adalah ketersediaan jalan, transportasi dan fasilitas umum menuju destinasi wisata dan juga akses dan transportasi yang tersedia di dalam tempat wisata.

5. Penampilan (appearance) Penampilan atau tampak luar dari destinasi wisata yang bisa menciptakan kesan pertama yang baik. 

6. Aktivitas (activities) Aktivitas yang ditawarkan oleh pihak manajemen destinasi wisata yang ditujukan untuk wisatawan ketika berkunjung 

7. Jaminan (assurance) Atribut assurance berhubungan erat dengan keselamatan, keamanan dan kebersihan untuk wisatawan 

8. Apresiasi (appreciation) Apresiasi adalah sikap warga setempat dan pihak pengelola menyambut wisatawan yang datang berkunjung yang membuat wisatawan merasa diterima dan mendapatkan pelayanan baik 

9. Tindakan (action) Adanya rencana jangka panjang dalam hal pengembangan dan pemasaran yang dimiliki oleh pihak manajemen destinasi wisata tersebut. 

10. Akuntabilitas (accountability) Adanya evaluasi atas jasa yang telah diberikan kepada wisatawan dan juga evaluasi tentang keefektifan jasa yang diberikan.


Refleksi : Indonesia adalah negara dengan keindahan alam yang luar biasa indahnya. Sumber Daya Manusia yang unggul dalam bidang pariwisata akan mampu mengembangkan potensi pariwisata Indonesia.

💚

Source : 

https://visitjawatengah.jatengprov.go.id/id/destinasi-wisata/masjid-menara-kudus

jiunkpe-is-s1-2018-35414059-44208-destination_attributes-chapter2.pdf (petra.ac.id)

Comments

Popular posts from this blog

JENIS-JENIS PARIWISATA

Communication Skill (Skill Komunikasi)

Ekowisata