KLASIFIKASI JENIS-JENIS HOTEL

Hotel adalah sebuah bangunan atau sebagian bangunan yang menyediakan akomodasi penginapan, makanan dan minuman, fasilitas penunjang lain seperti swimming pool, spa dan lain-lain yang disediakan untuk publik (umum) dan bersifat komersial. 

Hotel memiliki jenis-jenis berdasarkan banyak aspek, diantaranya adalah sebagai berikut:

A. Jenis-Jenis Hotel berdasarkan Lokasi

1. City Hotel

City Hotel merupakan jenis hotel yang berada di kawasan pusat perkotaan dan umumnya lebih banyak ditemukan di kota-kota besar. City Hotel biasanya berukuran besar dengan gedung bertingkat dengan fasilitas-fasilitas bisnis dikarenakan tamu yang menginap di hotel jenis ini kebanyakan merupakan business traveler. Hal ini membuat jenis hotel ini juga kerap disebut sebagai business hotel atau hotel bisnis.

2. Motel (Motor Hotel)

Motel merupakan singkatan dari motor hotel. Dinamakan demikian karena jenis hotel satu ini diperuntukkan sebagai persinggahan sementara orang yang tengah melakukan perjalanan jauh. Motel biasanya berada di tepi jalan-jalan penghubung antar kota atau daerah.

3. Resort Hotel

Jenis hotel selanjutnya ini mungkin sudah cukup populer bagi kamu penggemar traveling. Resort Hotel adalah jenis hotel yang berada jauh di luar pusat pekotaan dan berada di kawasan-kawasan wisata dan juga rekreasi seperti di pantai, pegunungan, tepi danau atau sungai dan sejenisnya. 

4. Residential Hotel

Sesuai dengan namanya, jenis hotel satu ini berlokasi di kawasan perumahan atau residential yang jauh dari keramaian. Residential Hotel biasanya menjadi pilihan untuk tamu-tamu yang berencana untuk tinggal dalam waktu yang cukup lama. Meski jauh dari keramaian, jenis hotel ini tetap berada di kawasan dengan akses yang mudah untuk menjangkau pusat-pusat aktivitas di kota tersebut.

5. Downtown Hotel

Sebaliknya, Downtown Hotel adalah jenis hotel yang justru berlokasi di pusat keramaian, yakni kawasan perdagangan dan perbelanjaan. Jenis hotel satu ini biasanya ditujukan untuk business traveler yang memiliki tujuan perjalanan bisnis menyangkut perdagangan dan jual-beli.

6. Hotel apung

Ada juga jenis hotel unik, yaitu hotel yang terdapat di daerah tepi sungai, terusan, atau laut, dengan ciri khusus, seperti menggunakan perahu atau kapal laut yang berlayar dari satu tempat ke tempat lain dan memiliki jumlah tamu tertentu selama perjalanan yang sudah ditentukan sebelumnya. 

7. Hotel kapsul

Hotel kapsul (カプセルホテル kapuseru hoteru) adalah sejenis hotel yang awalnya dikembangkan di Jepang dengan menyediakan ruangan kamar sangat kecil dengan jumlah banyak, sehingga dinamakan "kapsul". Hotel ini cocok untuk tamu yang hanya membutuhkan fasilitas standar dan bertarif murah. Pada awalnya hotel jenis ini hanya bisa ditemukan di daerah perkantoran yang sibuk, mengingat pada awalnya tujuannya adalah untuk pekerja yang terlambat pulang dan harus kembali bekerja di hari berikutnya. Namun, sekarang hotel kapsul dapat ditemukan di beragamkota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Bali.

8. Hotel Bandara atau Transit Hotel

Transit hotel adalah hotel yang biasa digunakan dalam jangka pendek dan berlokasi di sekitar bandara, dimana tamu hotel ini pada umumnya perlu menunggu dalam jangka waktu cukup panjang sebelum penerbangan selanjutnya (biasanya minimal enam jam). Hotel ini biasanya dapat ditemukan di antara tempat pemeriksaan keamanan/passpor dan dekat dari terminal bandara. 

9. Hotel melati atau Losmen (logement)

Losmen (dari bahasa Prancis "logement") adalah sejenis penginapan komersial yang menawarkan tarif lebih murah daripada hotel pada umumnya. Hotel jenis ini dapat ditemukan di banyak lokasi wisata dan cocok untuk backpacker dan turis yang lebih banyak beraktivitas di luar.

B. Jenis-Jenis Hotel berdasarkan Plan

1. Full American Plan (FAP), adalah jenis hotel yang memakai sistem yang dimana harga kamar sudah termasuk 3 kali makan.

2. Modified American Plan (MAP), adalah hotel yang memakai sistem yang dimana harga kamar sudah termasuk 2 kali makan.

3. European Plan (EP), adalah hotel yang memakai sistem dimana harga kamar tidak termasuk makan.

4. Continental Plan (CP), adalah jenis hotel yang memakai sistem dimana harga kamar sudah termasuk makan pagi.

C. Jenis-Jenis Hotel berdasarkan Tujuan Kunjungan Tamu

1. Business Hotel

Jenis hotel satu ini sebagian besar tamunya melakukan kegiatan bisnis sehingga umumnya lokasi hotel berada di pusat kota atau pusat keramaian seperti City Hotel atau Downtown Hotel

2. Resort/Tourism Hotel

Jenis hotel satu ini yang kebanyakan tamunya adalah wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Hotel jenis ini biasanya berada dekat lokasi-lokasi wisata, lengkap dengan fasilitas-fasilitas leisure.

3. Casino Hotel

Jenis hotel satu ini ditujukan untuk tamu yang ingin melakukan casino. Tak hanya dekat dengan lokasi casino, hotel jenis ini bahkan banyak yang juga memiliki fasilitas casino di dalamnya.

4. Pilgrim Hotel

Jenis hotel satu ini bertujuan untuk mengakomodir tamu-tamu yang memiliki tujuan perjalanan ibadah ataupun ziarah.

5. Cure Hotel

Jenis hotel satu ini sebagian tamunya adalah tamu yang sedang dalam proses pengobatan atau perawatan sehingga lokasinya biasanya berdekatan dengan rumah sakit-rumah sakit besar.

D. Jenis-Jenis Hotel berdasarkan Kelas atau Bintang

Klasifikasi jenis hotel satu ini juga cukup umum dan familiar bagi para traveler. Biasanya klasifikasi jenis hotel berdasarkan bintang menandakan kapasitas serta fasilitas yang ditawarkan oleh suatu hotel. Namun, faktor pengukur yang paling umum untuk membedakan sebuah hotel berdasarkan bintangnya adalah kapasitas atau jumlah kamar yang dimilikinya.


1. Hotel Bintang Satu

Hotel berbintang satu memiliki jumlah kamar standar minimum 15 kamar dengan luas kamar standar minimum 20 m2

2. Hotel Bintang Dua

Hotel berbintang dua memiliki jumlah kamar standar minimum 20 kamar dengan luas kamar standar minimum 22 m2 dan Kamar suite minimum 1 kamar dengan luas kamar suite minimum 44 m2

Fasilitas: Memiliki telepon dan televisi di dalam kamar, terdapat tempat olahraga, restoran.

3. Hotel Bintang Tiga

Hotel berbintang tiga memiliki jumlah kamar standar minimum 30 kamar Kamar dengan luas kamar standar minimum 24 m2 dan Kamar suite minimum 2 kamar dengan luas kamar suite minimum 48 m2

Fasilitas: Memiliki telepon, televisi, dan AC di dalam kamar, terdapat sarana rekreasi dan olahraga, restoran dan bar serta menyediakan Concierge Staf.

4. Hotel Bintang Empat

Hotel berbintang empat memiliki jumlah kamar standar minimum 50 kamar dengan luas kamar standar minimum 24 m2 dan Kamar suite minimum 3 kamar dengan luas kamar suite minimum 48 m2

Fasilitas: Memiliki telepon, televisi, AC, serta penghangat air di dalam kamar, terdapat sarana rekreasi dan olahraga, rest area, restoran dan bar serta menyediakan Concierge Staf.

5. Hotel Bintang Lima

Hotel berbintang lima memiliki Jumlah kamar standar minimum 100 kamar dengan luas kamar standar minimum 26 m2 dan Kamar suite minimum 4 kamar dengan luas kamar suite minimum 52 m2.

Fasilitas: Memiliki telepon, televisi, AC, serta penghangat air di dalam kamar, terdapat sarana rekreasi dan olahraga, rest area, restoran dan bar serta menyediakan Concierge Staf dan room service 24 jam. 

Selain dilihat dari kriteria diatas, pertimbangan sebuah hotel mampu mendapatkan predikat bintang juga dilihat dari bagaimana : sistem manajemen nya, pelayanan nya, jumlah kamarnya, dan fasilitas nya. Semakin baik penilaian nya, semakin tinggi pula bintang hotelnya. 


Source : https://m.traveloka.com/id-id/explore/tips/klasifikasi-jenis-jenis-hotel-acc/27223

Comments

Popular posts from this blog

JENIS-JENIS PARIWISATA

Communication Skill (Skill Komunikasi)

Ekowisata