Teknik dan Metode Pembersihan pada Departemen Housekeeping
A. Metode pembersihan
Metode pembersihan adalah suatu cara yang digunakan untuk mengerjakan suatu area yang khusus nya dikerjakan oleh bagian housekeeping.
Penulis mengklasifikasikan metode pembersihan area sebagian besar dibagi menjadi 2 bagian. Diantaranya:
1. Daily cleaning
Metode daily cleaning adalah metode pembersihan yang dilakukan setiap hari oleh petugas housekeeping dari semua section khususnya section yang berkaitan dengan area kamar dan area luar kamar. Baik room section, maupun public area memiliki tanggungjawab untuk melakukan daily cleaning.
Dalam daily cleaning, bahan kimia pembersih yang digunakan cenderung bahan kimia yang tidak terlalu keras seperti MPC dan 3M. Tujuan dilakukan daily cleaning adalah untuk menjaga kebersihan area dan seluruh furnitur yang ada di hotel agar senantiasa terlihat bersih dan indah.
2. General cleaning
General Cleaning adalah suatu metode pembersihan area yang dilakukan dengan pembersihan yang lebih mendetail dan menyeluruh tidak dilakukan setiap hari, bisa seminggu sekali atau bahkan lebih dari seminggu satu kali sesuai dengan kebijakan hotel masing-masing.
General cleaning cenderung memakan waktu yang lebih lama karena memang teknik pembersihan nya harus teliti. Dalam general cleaning bahan kimia pembersih yang digunakan adalah bahan kimia yang lebih keras dari biasanya. contohnya prostex, lemon ezz dan lain-lain.
Tujuan dilakukan general cleaning adalah untuk menjaga agar furnitur tetap terawat dengan baik dan terlihat seperti baru lagi karena dibersihkan dengan sangat teliti.
B. Teknik Pembersihan
Teknik pembersihan adalah sebuah cara yang dilakukan oleh bagian housekeeping untuk membersihkan area sesuai dengan tugas dan tanggungjawab nya.
Teknik pembersihan sendiri dibagi menjadi beberapa macam. diantaranya:
1. Sweeping
Sweeping adalah teknik membersihkan lantai kering dengan menggunakan sapu (broom) atau loby daster. Sapu (broom) digunakan di area yang lebih kecil, sedangkan loby daster digunakan untuk area yang besar.
Untuk area yang masih berlatar tanah, bisa menggunakan sapu lidi.
2. Mopping
Mopping adalah teknik membersihkan lantai dengan menggunakan kain basah, alatnya disebut mop. Teknik mopping dimulai dari area yang paling jauh dari pintu.
3. Dusting
Dusting adalah teknik membersihkan furnitur menggunakan kain semi basah dan kering. alat yang digunakan disebut dustcloth. Teknik pembersihan nya dilakukan satu arah dan jika terdapat barang diatas furnitur tersebut hendaknya harus diangkat dahulu lalu dibersihkan setelah itu barang bisa ditaruh kembali ditempat semula.
4. Brushing
Brushing adalah teknik membersihkan lantai menggunakan sikat (brush), jika area nya besar hendaknya menggunakan brushing machine.
5. Polishing
Polishing adalah teknik membersihkan lantai atau furnitur yang datar yang berbahan marmer atau keramik dengan menggunakan polishing machine.
Polishing machine yang digunakan tentu berbeda antara polishing di lantai dan di furnitur. Pada lantai mesinnya lebih besar. Sedangkan untuk furnitur lebih kecil.
6. Vacuuming
Vacuuming adalah teknik pembersihan lantai menggunakan mesin vacum. Biasanya lantai yang di vacum adalah lantai karpet. Tujuan nya agar memudahkan pembersihan lantai. Tentu untuk lantai karpet teknik vacuuming lebih mudah dari sweeping.
7. Shampooing
Shampooing adalah teknik pembersihan lantai dengan cairan pembersih menggunakan brush. Bisa manual brush ataupun brushing machine.
Itulah beberapa metode dan teknik pembersihan yang dilakukan di departemen housekeeping. Apakah kalian pernah menjumpai teknik pembersihan yang lebih banyak lagi?
Ayo berbagi pengalaman pada kolom komentar.
Comments
Post a Comment