LAUNDRY HOTEL
A. Pengertian
Rumekso (2001): Laundry adalah divisi yang bertanggung jawab atas cucian yang dikirim padanya (Rumekso:2001).
Bagi hotel sendiri laundry adalah salah satu bagian departemen housekeeping yang bertugas melakukan jasa pencucian baju baik untuk tamu, karyawan, maupun seluruh linen hotel.
B. Laundry Section dan Tugasnya
Secara umum, struktur organisasi laundry adalah dipimpin oleh seorang laundry manager.
Di bawah laundry manager, terdapat asisten laundry manager yang membantu manajer dalam mengatur beberapa lini seperti head washing & drying, head drying cleaning & valet, dan lain sebagainya. Berikut ini adalah penjelasan dari laundry section:
1. Laundry Manager
Secara umum laundry manager bertugas untuk melakukan perencanaan jangka panjang, pengawasan dan pemeriksaan operasional agar tetap berjalan sesuai dengan SOP (Standard Operating Procedure).
2. Assistant Laundry Manager
Assistant laundry manager bertugas membantu laundry manager dalam melakukan tugas dari laundry manager. Contohnya seperti mengecek semua pencatatan cucian di laundry dan meneliti pemakaian supplies sesuai dengan ukuran yang telah ditetapkan oleh hotel.
3. Washer and Dryer
section ini bertugas untuk mencuci (washer)dan mengeringkan ( dryer) pakaian dengan alat yang tersedia.
4. Dry Cleaning
Bagian ini bertanggung jawab untuk mengurus cucian yang harus dicuci dengan cairan khusus (solvent) yaitu pencucian dengan metode dry cleaning. Dry cleaning sendiri adalah pencucian tanpa menggunakan air.
5. Valet Service
Valet service bertugas untuk merapikan pakaian tamu sebelum diserahkan ke bagian guest laundry.
6. Sorter & Marker
Bagian ini adalah bagian yang bertanggung jawab untuk menyortir jenis cucian berdasarkan material kain dan mencatat nya ke dalam laundry logbook sedetail mungkin sesuai dengan rincian dan kondisi pakaian.
7. Presser & Mangler
Presser adalah orang yang bertugas untuk mengeringkan pakaian dan menyetrikanya menggunakan iron presser machine yang diputar oleh Mangler.
C. Perlengkapan Laundry
1. Dry Cleaning Machine
Adapun beberapa mesin yang digunakan untuk proses dry cleaning adalah:
-Dry Cleaning Machine
-Dry Cleaning Press Unit
2. Mesin Laundry
Adapun beberapa peralatan yang termasuk dalam laundry machine adalah:
- Extractor Machine
- Drying Tumbler
- Washing Machine
- Presser
- D. SOP Laundry
- 1. Pelayanan Guest Laundry
Tahap pelayanan guest laundry adalah tahap pertama proses laundry.
Biasanya di bagian ini pihak laundry akan mendapatkan laporan dari room boy untuk mengambil cucian kotor.
Agar lebih jelas, berikut ini uraian tugas selengkapnya:
- Menerima perintah untuk pengambilan cucian kotor
- Menuju kamar yang memerlukan pelayanan guest laundry dan memastikan barang sesuai dengan laundry list.
- Mencatat detail cucian ke dalam buku report
- Membawa baju kotor ke area laundry department untuk ditandai
2. Tahap Marking
Tahap marking adalah bagian pemberian identitas barang cucian. Berikut ini standard operating procedures yang dilakukan di tahap ini:
- Recheck apakah cucian sesuai dengan laundry list
- Membuat mark atau tanda cetak menggunakan mesin marker untuk menuliskan informasi nomor kamar sesuai dengan jumlah cucian
- Menyematkan tanda tersebut ke setiap potong pakaian
- Recheck apakah semua pakaian telah sesuai dengan laundry list
3. Tahap Billing
Di tahap billing, prosedur yang akan dilakukan adalah menuliskan biaya pencucian yang disesuaikan dengan jumlah item.
Lebih lengkapnya, inilah detail SOP di tahap ini:
- Setelah menuliskan biaya sesuai dengan jumlah item, seluruh total biaya akan dituangkan dalam valet laundry
- Setelah itu, mengisi daily sales laundry report sesuai valet laundry untuk diperiksa oleh laundry manager
- Setelah sesuai, FOC diposting dan salinannya disimpan di kantor laundry.
4. Sorting
Seperti namanya, pada tahapan ini baju-baju kotor akan disortir berdasarkan jenis, tingkat kekotoran, warna, dan waktu pengerjaannya.
5. Washing
Di tahapan ini, baju akan dicuci sesuai dengan standard yang ditetapkan sebelum dikirim ke bagian pengeringan atau drying.
6. Drying
Setelah dicuci baju akan disortir ulang dan dikeringkan dengan teknik yang dibutuhkan.
7. Pressing
Setelah kering, tahapan selanjutnya adalah pressing.
Pastikan untuk selalu berhati-hati agar tidak ada kerusakan cucian saat proses ini.
8. Folding, Inspection & Packaging
Di tahapan ini, barang cucian akan dilipat sesuai dengan nomor kamar dan pengepakan dilakukan dengan cara yang telah ditetapkan pula.
9. Valet Delivery
- Setelah pengepakan selesai, cucian tadi bisa diletakkan dalam pigeon hole untuk selanjutnya diantar ke kamar tamu.
Sources : https://nimbus9.tech/blog/laundry-adalah/
Comments
Post a Comment